Jumat, 29 Juli 2011

I Will Always Love You Part 3

Tak lama kemudian Zevana yang terkenal sombong dan sangat judes datang ke kelas Rio dan Shilla.
Zevana adalah siswi kelas XI D dan punya perasaan sama Rio tapi Rio justru menolaknya. Makanya sejak kejadian itu Zevana berubah total.
"Hahaha..." Zevana tertawa sambil menepuk tangan melihat Shilla.
"Zevana... ngapain loe di sini?"tanya Sivia bingung.
"Shilla.... Enak nggak?? ..."kata Zevana mendekati Shilla lalu mengangkat wajah Shilla yang babak belur itu.
"Heh... ngapain sih loe..."kata Rio melepaskan tangan Zevana dari wajah Shilla.
"Emang kenapa?? Tangan tangan gue kok.."kata Zevana.
"Jangan jangan,.. loe yang udah buat Shilla kayak gini..."kata Sivia curiga.
"Hahaha... pinter juga loe Sivia..."kata Zevana.
"Ohh.. jadi ini semua perbuatan loe?"tanya Rio mulai marah.
"Iya. Emangnya kenapa? Keberatan??"kata Zevana.
PLAAKKK.....
Sebuah tamparan keras dari Rio mendarat di pipi Zevana. Zevana kaget minta ampun.
"Aw... Sakit tau.."kata Zevana sambil memegang pipinya yang tadi ditampar Rio.
"Itu belum sakit. Shilla yang lebih sakit... Kurang ajar banget loe jadi orang."kata Rio.
"Ahh..."kata Zevana lalu keluar meninggalkan kelas mereka.
"Kunyuk, sejak kapan loe manggil gue Shilla. Perasaan loe sering manggil gue bebek.."kata Shilla mulai bicara.
"Yah.. sejak tadi. Yuk gue antar ke UKS. Parah banget tuh luka loe.."kata Rio.
"Ehem...ehhemm..."kata Sivia tersenyum.
"Via, temenin gue yuk."kata Shilla menarik tangan Sivia.

@UKS...
"Sini gue obatin."kata Rio lalu mengambil obat merah dan menuangkan di kapas lalu mengobati luka Shilla.
"Aw... Sakit tau.."kata Shilla menjerit kesakitan.
"Maaf..."kata Rio singkat.
"Ehemm ..."kata Sivia tersenyum.
"Kenapa sih loe Via.?"tanya Shilla.
"Engga kenapa-napa.."kata Sivia tersenyum geli.
"Udah nih. balik ke kelas yuk."kata Rio.
"Yuuk"kata Shilla lalu mereka bertiga keluar dari UKS menuju ke kelas mereka.

Jam pelajaran pun dimulai. Anak anak hanya mendapat tugas dari Bu Winda yang diawasi oleh Paak Duta.
Semuanya tenang sambil mengerjakan tugas mereka. Tidak dengan Shilla yang hanya melamun sambil mencoret-coret kertas yang ada di sampingnya.Rio melihat Shilla bingung.
"Bek, loe nggak kerja?"bisik Rio.
"Udah kok.. Nih.."kata Shilla sambil menunjukkan tugasnya yang udah selesai.
"Wah.. cepet banget.. Pinjem dong.."kata Rio.
"Enak aja.. buat sendiri...'kata Shilla lalu menyimpan bukunya di tas.
"Ah sombong banget lu, Bek.."kata Rio.



Bagaimanakah kisah selanjutnya? Tunggu di I Will Always Love You Part 4..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar